Antonio Conte Tengah Berusaha Mewujudkan Ide Baru Tentang Formasi Dan Strategi Chelsea

Strategi Chelsea – Kondisi The blues pada saat ini disebut sebagai kondisi yang aneh oleh manajer baru Antonio Conte. Mantan manajer Juventus dan tim nasional Italia tersebut mengaku dirinya mendapat warisan tim dengan kondisi yang aneh. Chelsea merupakan juara Liga Primer Inggris pada 2 musim lalu; namun harus berjuang menjauh dari zona degradasi pada pertengahan musim lalu sebelum mengakhiri kompetisi di peringkat 10 Liga Primer Inggris. Berkat hasil tersebut; Chelsea tidak akan berpartisipasi di kompetisi Eropa baik itu Liga Eropa ataupun Liga Champions Eropa. Mengakhiri musim di luar zona Eropa merupakan hasil yang buruk bagi tim sekelas Chelea; namun di sisi lain akan memberi keuntungan dalam membangun kembali tim dengan manajer baru dan cara bermain sepakbola yang baru.

Antonio Conte Tengah Berusaha Mewujudkan Ide Baru Tentang Formasi Dan Strategi Chelsea

Antonio Conte mengaku optimis mampu membangun kembali strategi Chelsea dan mendapatkan kembali pamor klub tersebut di kompetisi domestik maupun Eropa. Conte mengaku dirinya tengah berupaya mengenalkan beberapa taktik baru bagi Chelsea dan menegaskan sistem yang pernah ia gunakan dan membawa Juventus meraih sukses mungkin tidak akan cocok di Liga Primer Inggris. Sang manajer mengaku telah memiliki ide tentang sistem dan cara bermain bagi Chelsea dan dirinya serta para pemain tengah berusaha untuk mewujudkan ide tersebut. Salah satu tugas berat yang diemban Conte adalah mengenali kelebihan dan kekurangan pemain dalam skuad yang dipimpinnya. Memaksimalkan potensi dan kelebihan serta menutup kelemahan pemain menjadi bagian penting selain menempatkan pemain – pemain tersebut di posisi paling sesuai dengan kemampuan dan karakter bermain mereka.

 

Conte meraih sukses bersama Bari dan Siena dengan formasi 4 – 2 – 4; namun ketika datang ke Juventus ia memiliki Andrea Pirlo dan Arturo Vidal di dalam skuad sehingga skema lama di Bari dan Siena tidak lagi cocok untuk digunakan. Sang manajer memainkan formasi 3 – 5 – 2 atau 3 – 3 – 4 di Juventus dan kembali meraih sukses. Menyesuaikan taktik dan formasi dengan skuad yang dimiliki merupakan pendekatan yang ingin dilakukan Conte di Chelsea; ia mengaku tidak akan memaksakan formasi kesukaannya di Chelsea jika memang formasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi pemain.